Ferry ZK

I'm just a simple me, nothing more nothing less and if you are an easy person just let me know... :D

Friday, May 05, 2006

Psikopat berdasi

Sudah pernah lihat "The Silence of the Lambs" ?, apa pendapat anda tentang karakter tokoh antagonisnya ? tentu kebanyakan dari kita menganggap karakter tokoh yang mengidap piskopat tersebut hanya ada pada orang - orang tertentu, tapi benarkah ?

Bagaimana pendapat anda apabila ada beberapa ahli psikologi menyatakan bahwa banyak pengidap psikopat disekeliling kita ? ada beberapa ahli kejiwaan mengungkapkan bahwa tanpa disadari sebagian dari kita juga cenderung mengidap psikopat, tentu dengan tingkatan yang berbeda - beda. Ambil contoh ketika sedang jalan kaki tanpa sengaja kita menyenggol pejalan kaki lain, kemudian dengan kasar orang tersebut berkata "punya mata ga sih ?, sekali lagi gue sikat lu !", bagi sebagian ahli kejiwaan karakter tersebut sudah termasuk pengidap psikopat.

Tapi yang paling berbahaya dan juga yang pernah saya alami adalah psikopat - psikopat berdasi yang ada disekitar lingkup kerja kita, misalnya ketika rekan kerja kita diam - diam mengupayakan segala cara untuk menyingkirkan kita karena persaingan, atau lebih parah lagi atasan kita atau manajer lain dikantor kita berusaha mencari cara untuk menyingkirkan kita hanya karena mereka tidak nyaman dengan keberadaan kita.

Menurut para ahli kejiwaan tadi, psikopat - psikopat seperti ini jauh lebih berbahaya, karena biasanya dengan tingkat intelektual mereka, dengan mudahnya mereka mempengaruhi rekan kerja yang lain atau atasan kita untuk memberikan citra negatif pada diri kita. Apalagi jika orang tersebut ada pada level yang cukup tinggi dalam struktur organisasi perusahaan kita, dengan lingkaran pengaruh yang lebih besar biasanya dengan mudah dan tanpa rasa salah mereka mencari pembenaran untuk menyingkirkan kita.

Apakah anda pernah mengalaminya ? atau anda sendiri tanpa sadar sudah menjadi psikopat berdasi ?

Kangen


Sunyi lagi disini,
pada kelam kutanyakan keberadaan bintang,
butir - butir air merayap terjatuh disisi luar jendala dalam ketinggian.

Sesekali terdengar derit baut berlarian, kemudian menghilang,
bulan belum lagi rupawan.

Kemanakah perginya kelelahan, dan pekik bising kenakalan ?
sementara dingin menggeram dalam kehampaan,
kupatri dalam - dalam rasa kerinduan.

Adakah aku kembali kasmaran ?

Batam, belum lagi tertidur.

Thursday, May 04, 2006

What is a GOD ? dari BLOG "Benarkah allah-yang-menjadi-manusia ?" (klik link ini)

"SinggasanaMU adalah bumi dan langit"... hanya sebesar itu sajakah Engkau ?

"Engkau ada dalam diri setiap makhluk"... sekecil itukah Engkau ?

ALLAH semesta alam, maha benar dan maha besar Engkau, tak kan pernah satu makhluk pun bisa melukiskan Engkau, bahkan tidak pula Musa alaissalam. Dengan ruh MU Engkau hidupkan, dengan kalam MU Engkau matikan.

Engkau maha pengasih lagi maha penyayang, tetapi murka MU adalah juga kebenaran. Engkau tidak laki - laki tidak pula perempuan, tidak pula beranak dan diperanakan.

Hanya untuk MU takbir dan tasbih, dengan nama MU semua berjalan dan atas kehendak MU ada kepastian. Engkau adalah pencipta keberadaan, bukan awal dan bukan akhir, sebab Engkaulah pencipta awal dan pembuat akhir.

Ya ALLAH ampunilah hamba MU yang selalu mencari keberadaan MU dan selalu mencoba mereka wujud MU, Engkaulah dzat yang maha tahu, maha mendengar lagi maha pengampun. Maka ampunilah dosa - dosaku.

"MAMA CORENG" & "AA GENTONG"

Pernah gak sih anda mendengar nama "MAMA CORENG" di acara - acara infotainment, kalaupun tidak, pasti anda pernah mendengar nama "AA GENTONG" atau nama - nama sejenisnya yang belakangan ini begitu sering muncul diacara - acara infotainment, kalau tidak juga bersyukurlah anda karena berarti anda adalah orang yang bisa menjaga diri untuk tidak ikut ambil bagian sebagai matarantai gosip di negeri tercinta ini.

"MAMA CORENG" dan "AA GENTONG" sepintas memang berbeda profesi, yang satu sebagai "ahli nujum" (khususnya lewat kartu), sementara yang lainnya adalah seorang "pembimbing spiritual". Sang ahli nujum dianggap cukup mumpuni dengan begitu banyaknya ramalan - ramalan tentang kehidupan para selebritis yang diulas di berbagai acara infotainment menggunakan referensi dari "MAMA CORENG". Sementara sang pembimbing spiritual terlihat begitu kuat pengaruhnya terhadap selebritis - selebritis papan atas (khususnya selebritis perempuan) di negeri ini.

Harus diakui ketika kerasnya persaingan untuk "hidup" memjadikan alasan buat mereka mencari sesuatu untuk menentramkan fikiran mereka, baik itu melalui seorang "MAMA CORENG" ataupun "AA GENTONG". Tentu buat kita yang "orang biasa" perilaku tersebut sangatlah tidak beralasan, dan mungkin sedikit konyol.

Hadirnya "MAMA CORENG" dan "AA GENTONG" dan "mama - mama" serta "aa - aa" lainnya merupakan cerminan bahwa betapa gemerlapnya kehidupan telah mengikis keseimbangan mental dan kedalaman pengertian akan keimanan. Kita cenderung mencari sesuatu yang mudah untuk dijadikan pegangan, baik itu mudah dalam penerapan maupun mudah dalam pemahaman.

Kalaupun kemudian kita diajukan pertanyaan "Benarkah MAMA bisa meramal ?" atau "Baguskah si AA sebagai pembimbing spiritual ?" mungkin kita sedikit sungkan untuk menjawabnya.

Sebagai umat muslim tentu ramal - meramal adalah sesuatu yang haram, haram karena sifat maupun akibatnya, karena ramalan adalah sesuatu yang bersifat tidak pasti dan cenderung menimbulkan fitnah, baik itu fitnah terhadap manusia maupun fitnah terhadap sang pencipta.

Ramalan juga bisa berakibat seseorang menjadi patah semangat ataupun menjadi terlalu "pede" dan cenderung "takabur" atau malah menjadi penderita kelainan jiwa ketika ramalan yang dipercaya ternyata melesat.

Ramal meramal memang perilaku purba yang sudah ada sejak zaman nenek moyang kita dahulu, dan tetap tumbuh subur sampai hari ini seiring dengan kian terkikisnya penerapan agama dalam keseharian.

Sementara dalam pergaulan yang islami, adalah haram hukumnya "memisahkan" ataupun membatasi tali silaturahmi seorang ayah dengan anaknya, apalagi mengumpulkan perempuan - perempuan tanpa suami dalam satu lingkungan yang tertutup, karena mudah sekali menimbulkan fitnah dan pergunjingan. Bagaimana mungkin kepadanya kita berikan titel "pembimbing spiritual" ?

Pada akhirnya semua tentu berpulang kepada kita kembali, seberapa ingin kita mencari ketentraman hati yang hakiki, apakah mungkin melalui si "MAMA" dan si "AA" atau melalui pendalaman agama dengan membaca buku - buku islami atau melalui bimbingan "AA" betulan yang memang memahami arti kata "spiritual" yang sebenarnya. Wallahualam.

Batam, 04 Mei 2006.

Wednesday, May 03, 2006

Met Lunch everyone...


Hmmm... hari ini menu karyawan lumayan menarik :), ada ayambalado, sayur sawi, goreng tempe plus semangka... tp yang paling penting adalah rasanya gak manis coz gw paling ga bisa makan nasi sama yang manis - manis, tp klo ma ce gw seneng yang manis dunk :P, he... he...

Ga terasa yaaaa gw dah disini dua minggu lebih satu hari, moga - moga proyek ini cepet selesai biar gw bisa balik ke Jakarta secepatnya hu... hu...

Sejumput Kerinduan




Malam kian meninggi, 01.29 pagi dini hari, entah kenapa sulit sekali mengatupkan mata sejak kali pertama disini. Mungkin perbedaan keadaan ataukah suasana hati ? entahlah...

Yang pasti tidak ada celoteh Ryan dan Dinda disini, bagaimana mungkin aku bisa ke Oman nanti...

Hmmmm... udara menusuk sekali malam ini, sebelah jendala yang kubiarkan menganga di ketinggian kamar ini, membetangkan hamparan bintang dan kerinduan hati, ahhh padahal baru dua pekan aku disini, tak lebih.

Besok pagi - pagi kulalui lagi lorong sepi yang tersusun rapi, selalu seperti itu tiap pagi. Dan ketika senja meghampiri kembali kulalui lorong ini...

Dan saat ini, ketika sudah delapan kali "kenangan terindah" kuulangi, belum juga bisa aku bermimpi, yang kian datang menyengat adalah kerinduan tak bertepi...

Selamat tidur dan mimpi yang indah Ryan & Dinda...

Batam dinihari.